Recall By Ray
Yuragu keshiki yume? ah…
Utsuro na hitomi de miteita
Kasuka na shikisai to hikari
Aimai na (RAIN)
Tooku de narihibiku (CHAIMU)
Akete yuku asamoya no naka
Te o nobashita
Furerarenai nani mo
Koko wa doko?
Mezameta noni
Hajimaranai no?
Yobisamashite
Ima, hoho sasutta hizashi
Atatakai kaze ga sasou
Mado no mukou gawa de
“Wakaranai yo… ah”
Mata tozashita tobira o
Tataita chiisana koe
Ishiki o koete
Recall anything to my mind
Manazashi no oku ni mitsuketa
Kagami no youni utsushidashita
Kono shunkan o
Hitotsuzutsu tashikamenagara
Tsutanai hibi tadotteita
Te o kazashite
Kono funare na kyou ni
Sukoshizutsu
Irozuku kisetsu
Kanjitai no
Tomaranai de
Mada, mebukidashita negai
Tsumetai sora no shita de
Shizuka ni sasayaita
”'Soba ni itai… ah”
Kokoro ni tomotta akari
Chiisana ima terashite
Ai ni iku kara
Recall anything to my mind
(Recall anything to my mind)
Asai nemuri no naka de
Mita awa no youna yume
Mezamete mo mune ni
Nokoru kono itami
Itsuka meguriau
Akashi nara to dakishimeta
Deau hi wa
Kono kizuato kasaneaou
Yobisamashite
Ima, hoho ni sotto furete
Anata no yubi tsutaete
Mou ichido kanjitai
“Hanasanai yo… ah”
Kata ni yorisotte miseta
Egao wa mirai tsunagu
Tobira no kagi ne
Zutto…
Tsukanda te o hanasanaide
Hiraita michi futari de ikou
Recall anything to my mind
線によるリコール
揺らぐ景色 (ゆめ)? Ah…
虚ろな瞳で見ていた
微かな色彩と光
曖昧な境界線(ライン)
遠くで鳴り響く鐘の音(チャイム)
明けてゆく朝もやの中
手を伸ばした
触れられない何も
ここはどこ?
目覚めたのに
始まらないの?
呼び覚まして
今、頬摩った日差し
温かい風が誘う
窓の向こう側で
「分からないよ…ah」
まだ閉ざした扉を
叩いた小さな声
意識を越えて
Recall anything to my mind
眼差しの奥に見つけた
鏡のように映し出した
この瞬間を
一つずつ確かめながら
つたない日々辿っていた
手をかざして
この不慣れな今日に
少しずつ
色づく季節
感じたいの
止まらないで
まだ、芽吹きだした願い
冷たい空の下で
静かに囁いた
「そばにいたい…ah」
心に灯った明かり
小さな現在(いま)照らして
会いに行くから
Recall anything to my mind
(Recall anything to my mind)
浅い眠りの中で
見た泡のような夢
目覚めても胸に
残るこの痛み
いつか巡り会う
証ならと抱きしめた
出会う日は
この傷跡重ね合おう
呼び覚まして
今、頬にそっと触れて
貴方の指伝って
もう一度感じたい
「離さないよ…ah」
肩に寄り添って見せた
笑顔は未来繋ぐ
扉の鍵ね
ずっと…
掴んだ手を離さないで
拓いた道 二人で行こう
Recall anything to my mind
Penarikan Oleh Ray
Pemandangan terguncang (mimpi)? ah...
Mataku melihat warna redup dan terang
Jauh di seberang batas samar-samar (garis)
Bergema suara sebuah lonceng (sepasang lonceng-lonceng)
Hari dimana fajar berselimut kabut
Kurentangkan tanganku
Aku tak bisa menyentuh apa-apa
Dimanakah ini?
Meski aku telah membuka mata?
Bangunkan aku
Sekarang, sinar matahari mengelus pipiku
Angin sepoi-sepoi hangat mengundangku dari luar jendela
“Aku tidak mengerti… ah”
Suara kecil terdengar dibalik pintu yang masih tertutup
Melampaui kesadaranku
Ingatkan kembali segalanya ke dalam pikiranku
Kutemukan momen ini, dalam pandanganmu
Terpantul bagaikan cermin
Memastikannya satu per satu
Sembari mengikuti hari yang hina ini
Kugenggam erat tanganku
Aku ingin merasakan
Pelan tapi pasti
Musim mulai berubah warna
Dalam hari ini yang asing bagiku
Jangan berhenti
Harapanku masih belum mekar berseri
Di bawah langit yang dingin ini,
Aku berbisik dalam sepi
“Ku ingin berada di sampingmu…ah”
Cahaya yang menyala di dalam hati
Menyinari secercah saat ini
Karena aku akan pergi untuk melihatmu
Ingatkan kembali segalanya ke dalam pikiranku
(Ingatkan kembali segalanya ke dalam pikiranku)
Dalam tidurku yang singkat,
Kulihat mimpi bagaikan buih
Meski aku telah membuka mata
Dalam hatiku tersisa luka
Kupeluk erat luka ini
Agar menjadi bukti
Saat tiba hari kita bertemu,
Mari kita satukan bekas luka ini
Bangunkan aku
Sekarang, sentuhlah pipiku dengan lembut
Kuingin merasakannya
dari jemarimu sekali lagi
“Jangan tinggalkan aku pergi…ah”
Senyuman yang kau perlihatkan
Saat kau bersandar dibahuku
Adalah kunci menuju masa depan
Selamanya…
Jangan pernah lepaskan genggaman tanganmu
Mari kita berdua, berjalan di jalan ini bersama-sama
Ingatkan kembali segalanya ke dalam pikiranku